Role Play Jadi Cara Memberikan Pemahaman Proses Pemilu Kepada Peserta SKPP
|
Banda Aceh - Fasilitator Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Tingkat Menengah di Banda Aceh melakukan simulasi proses pemungutan dan penghitungan surat suara saat proses pemilu berlangsung.
Fasilitator dibantu panitia melakukan proses tersebut dengan melibatkan peserta baik sebagai pemilih hingga sebagai pemantau pemilu. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman secara langsung melalui praktek mengenai proses pemungutan hingga pelanggaran-pelanggaran yang sering terjadi saat pencoblosan.
Dalam role play yang dimainkan selama kurang lebih 3 jam, para peserta diajak untuk melihat dan mencatat seluruh peristiwa yang terjadi. Para peserta dijelaskan mengenai proses pengambilan sumpah petugas KPPS, pendistribusian surat suara di dalam kotak yang tersegel oleh ketua KPPS, melakukan pendaftaran pemilih hingga melakukan proses pungut hitung surat suara.
Selanjutnya, para peserta diajak untuk berdiskusi dengan membahas proses-proses pemungutan dan penghitungan surat suara yang telah dilakukan.
Kritisnya peserta dalam diskusi menandakan bahwa mereka menyimak dan melihat kesalahan atau pelanggaran yang terjadi selama proses tersebut berlangsung.
Kegiatan role play ini menjadi salah satu cara Panwaslih Provinsi Aceh memberikan pemahaman mengenai proses pengawasan atau pemantauan dilakukan saat tahapan pencoblosan surat suara. (IR)