Lompat ke isi utama

Berita

Peserta Skpp Dibekali Materi Demorkasi, Partisipasi Masyarakat Dan Penggunaan Media Sosial Dalam Pemilu

Peserta Skpp Dibekali Materi Demorkasi, Partisipasi Masyarakat Dan Penggunaan Media Sosial Dalam Pemilu
Takengon - Demokrasi merupakan konsep yang menekankan pentingnya partisipasi warga negara, partisipasi adalah roh demokrasi dan tidak ada demokrasi tanpa partisipasi, kata Naidi Faisal (Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Panwaslih Provinsi Aceh) dalam diskusi bersama peserta SKPP Tingkat Dasar Tahun 2021 di Takengon. Dalam diskusinya, dia juga menyampaikan bagaimana media sosial mampu merubah opini masyarakat dalam mengerakkan sesuatu untuk perubahan. Gerakan demonstrasi penolakan Omnibus law, pengembosan KPK serta lainya. Begitu juga dengan gerakan Brexit Inggris, media sosial juga menjadi salah satu penggeraknya. Tidak hanya dalam hal yang positif, tak ayal juga banyak penyalahgunaan yang dilakukan oleh masyarakat kita, sehingga terkadang menjadi noda dari esensi penerapan demokrasi itu sendiri. Oleh karenanya, kita dituntut untuk bisa menyaring sajian berita-berita agar tidak terjebak dalam berita hoax, ujaran kebencian dan juga palsu, tambahnya. Di penghujung diskusi, dia juga menyampaikan bagaimana kita bisa merumuskan strategi untuk jalan keluar dari dinamika ini agar kita tidak selalu terjebak dalam ketidakdewasaan dalam mengunakan media sosial. Komisioner Panwaslih Provinsi Aceh ini juga memberikan gambaran tentang dinamika pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan yang masih diisi oleh ujaran kebencian, penyebaran berita hoax, dan hal-hal negatif lainnya. Penting bagi kita untuk dapat terus mensosialisasikan nilai-nilai positif dalam menjaga perhelatan demokrasi kita, tutupnya. (PS)
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle