Panwaslih Provinsi Aceh Melaksanakan Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang, Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Tahun 2024
|
Panwaslih Provinsi Aceh| Banda Aceh - Panwaslih Provinsi Aceh Melaksanakan Apel Siaga Pengawasan Pemilihan Umum Tahun 2024 yang dilaksanakan di Taman Bustanul Salatin Kota Banda Aceh, Minggu (11/2/2024). Apel Siaga dipimpin langsung oleh Ketua Panwaslih Provinsi Aceh Agus Syahputra.
Dalam kata sambutanya, Agus mengatakan pengawasan yang ketat pada masa tenang dan pungut hitung menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh proses Pemilihan Umum berlangsung secara fair, transparan, dan bebas dari unsur kecurangan.
Masa tenang merupakan waktu yang sangat penting dalam Pemilu. Dalam periode masa tenang diharapkan seluruh peserta Pemilu untuk tidak mengkampanyekan diri baik melalui media sosial maupun kegiatan langsung.
Pada saat wawancara bersama awak media selepas kegiatan apel, Agus Syahputra juga mengatakan bahwa pengawasan dilaksakan terhadap banyak hal, yang semua berpotensi menjadi pelanggaran baik itu pidana, administratif, peraturan perundang undangan lainya, bahkan terhadap penyelesaian sengketa proses maupun sengketa hasil Pemilu. Kita juga melihat ada trend kenaikan dugaan pelanggaran terhadap keterlibatan aparatur gampong yang diduga melakukan money politik. Hal inilah yang menjadi itu titik konsentrasi kita, ungkapnya.
Kegiatan berikutnya setelah pelaksanaan apel siaga Panwaslih Provinsi Aceh dan jajaran di bawahnya beserta Satpol PP melakukan penertiban APK (Alat Peraga Kampanye) di jalan - jalan protokol bahkan sampai ke lorong-lorong.
Anggota Panwaslih Provinsi Aceh, Yusriadi menambahkan bahwa pihaknya telah mengerahkan 23.435 petugas pengawas di seluruh tingkatan, mulai dari provinsi hingga desa untuk untuk mengawal pemungutan dan penghitungan suara.
Hadir pada kegiatan Apel Pengawasan Pemilu Tahun 2024 Ketua dan Anggota Panwaslih Provinsi Aceh, Pj. Gubernur Aceh yang diwakilkan oleh Kepala Badan Kesbangpol Aceh, Ketua KIP Aceh, Panwaslih Kota Banda Aceh, Panwaslih Kabupaten Aceh Besar, Forkopimda Aceh, Panwascam Kota Banda Aceh dan PKD Kota Banda Aceh serta tamu undangan lainnya.[47]