Dinilai Optimal Awasi Pemilu; Panwaslih Provinsi Aceh Serta Jajaran Raih 5 Penghargaan Bawaslu Award
|
Jakarta – dinilai optimal dalam melakukan inovasi Pencegahan dan penyelesaian Sengketa Proses Pemilu (PSPP) pada penyelenggaraan tahapan Pemilu Tahun 2019 lalu, Panwaslih Provinsi Aceh kemarin malam (26/10) berhasil meraih 2 (dua) Penghargaan Bawaslu Award Tahun 2019. Prosesi Penyerahan Bawaslu Award dilakukan oleh Ketua Bawaslu RI, Abhan di Hall Kasablanka, Jakarta Selatan.
Ketua Panwaslih Provinsi Aceh, Faizah, ketika dihubungi kemarin malam, menyampaikan rasa syukurnya atas penganugerahan Bawaslu Award untuk Aceh. Penerimaan Anugerah tersebut juga tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajarannya dalam mengawasi Tahapan Pemilu. “Syukur Alhamdulillah atas award ini, Aceh sudah meraih 5 kategori. Untuk Provinsi mendapatkan 2 peringkat 3 terbaik, sedangkan kabupaten/kota mendapatkan 2 terbaik 1 dan 1 terbaik 3, ini merupakan anugerah Allah”, ujar Faizah usai menerima penghargaan tersebut. Anugerah Bawaslu Award diberikan, setelah sebelumnya Bawaslu Republik Indonesia melakukan penilaian ketat terhadap beberapa aspek kinerja pengawasan penyelenggaraan tahapan Pemilu Tahun 2019 untuk Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota Se- Indonesia. Dari beberapa kategori penilaian tersebut, Panwaslih Provinsi Aceh mendapat pengharagaan Terbaik 3 (tiga) Kategori Inovasi Pencegahan Tingkat Provinsi dan Penghargaan Terbaik 3 Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu (PSPP) tingkat Provinsi. Sementara itu, 3 (tiga) Penghargaan Bawaslu Award lainnya masing-masing diraih Panwaslih Kota Banda Aceh untuk kategori Terbaik 3 (tiga) Tata kelola SDM Tingkat Kabupaten/Kota, Panwaslih Kabupaten Simeulue untuk Kategori Terbaik 1 (satu) PSPP Tingkat Kabupaten/Kota dan Panwaslih Kabupaten Nagan Raya untuk Kategori Mediator PSPP Terbaik 1 tingkat Kabupaten/Kota. Kendati demikian, ia mengaku pihaknya sama sekali tidak menduga akan mendapatkan penghargaan ini, karena selama ini Panwaslih Provinsi Aceh hanya fokus pada pelaksanaan tugas dan fungsi Pengawasan Pemilu. “…..Dan kita tidak menduga mendapatkan award ini, karena dari awal kita bekerja bukan untuk mendapat award, tapi untuk melaksanakan amanah atas tugas yang diberikan, award ini merupakan pemicu agar kerja-kerja kami kedepan lebih baik lagi”, imbuh Faizah. Menurutnya, Panwaslih Provinsi Aceh dalam mengawasi pemilu tahun 2019 yang lalu, telah berupaya semaksimal dan seoptimal mungkin untuk menjalankan amanah untuk melakukan pengawasan yang diberikan sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangan lembaganya. Selain itu Faizah juga mengatakan pihaknya bersyukur Pemilu di Aceh berlangsung damai dan lancar dimana persoalan aduan-aduan dan temuan pelanggaran, permohonan penyelesaian sengketa kita selesaikan. Dalam melaksanakagan tugas ini, pihaknya juga melibatkan stakeholders untuk turut bersinergi. Hal senada juga disampaikan Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslih Provinsi Aceh, Marini. Ia menyebut penganugerahaan tersebut tidak terlepas dari peran serta dan dedikasi semua pihak yang telah berkontribusi, baik dari jajaran Panwaslih, sektariat Provinsi dan Kabupaten/Kota serta sekretariat se -Aceh, media pemantau, lembaga mitra, parpol, para juri serta seluruh Pimpinan dan Sektariat Jenderal Bawaslu RI yang sudah mendedikasikan segalanya buat pengawasan pemilu. Terkait dengan penghargaan yang diterima, ia mengajak seluruh pihak untuk turut menerus meningkatkan kualitas dan perbaikan kinerja karena masih banyak hal yang harus ditingkatkan lagi kedepan. “kami memang masih jauh dari kesempurnaan, masih banyak ruang yang kami siapkan untuk menerima kritikan untuk perbaikan kedepan dengan memberikan energi untuk saling menyemangati pada seluruh jajaran pengawas dan kesekretariatan kami”,pungkas Marini.[zas].