Lompat ke isi utama

Berita

Provinsi Aceh Rampungkan Pelatihan Pengawas Pemilu Partisipatif: Aceh Tenggara & Gayo Lues Jadi Penutup 20 Kabupaten Peserta

Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawas Pemilu Partisipatif yang diselenggarakan secara daring di Provinsi Aceh

Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawas Pemilu Partisipatif yang diselenggarakan secara daring di Provinsi Aceh

Panwaslih Provinsi Aceh | Banda Aceh – Sabtu, 22 November 2025 menjadi hari terakhir pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawas Pemilu Partisipatif yang diselenggarakan secara daring di Provinsi Aceh. Kegiatan yang berlangsung selama satu minggu ini dirancang sebagai ruang pembelajaran kolaboratif bagi para peserta dari berbagai daerah, dengan tujuan memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengawal proses kepemiluan.

Program ini menghadirkan beragam materi strategis, mulai dari pemahaman dasar pengawasan partisipatif, teknik identifikasi potensi pelanggaran, hingga strategi komunikasi publik dalam meningkatkan kesadaran pemilih. Melalui sesi diskusi, simulasi, dan pemaparan narasumber, peserta dibekali keterampilan praktis untuk terlibat aktif dalam ekosistem pengawasan Pemilu yang lebih inklusif dan responsif.

Pelaksanaan kegiatan secara daring memberikan kemudahan akses bagi peserta tanpa mengurangi esensi pembelajaran. Interaksi yang terbangun melalui ruang virtual menunjukkan semangat dan antusiasme tinggi dari para peserta dalam berbagi pengalaman serta membangun jejaring pengawasan di daerah masing-masing.

Pada pelaksanaan tahun ini, Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Gayo Lues menjadi dua daerah terakhir yang mengikuti rangkaian Pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawas Pemilu Partisipatif, melengkapi total 20 kabupaten se-Aceh yang berpartisipasi dalam program ini. Kehadiran kedua kabupaten tersebut menjadi penutup yang mempertegas komitmen seluruh wilayah di Aceh dalam memperkuat kapasitas pengawasan partisipatif berbasis komunitas.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, diharapkan lahir lebih banyak agen-agen pengawas pemilu dari kalangan masyarakat sipil yang berkomitmen menjaga integritas demokrasi. Penguatan pusat pendidikan dan pelatihan semacam ini menjadi langkah penting dalam mendorong partisipasi publik yang bermakna, sekaligus memastikan proses pemilu berjalan jujur, adil, dan berkeadaban.

Penulis dan Foto: Aji Bahari
Editor: Bhakti Yudi Ferdiansyah Putra

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle