Pertahankan Kinerja, Rinaldi Aulia: pegawai yang WFH tetap diberikan target
|
Banda Aceh – Penyesuaian sistem kerja dengan pengaturan jadwal piket dan Work From Home tidak boleh menjadi penyebab penurunan kinerja secara kelembagaan. Pemanfaatan teknologi informasi harus digunakan secara efektif dalam upaya mempertahankan kinerja. Oleh karena itu, pegawai Panwaslih Provinsi Aceh yang melakukan WFH tetap diberikan target kerja.
Pernyataan di atas disampaikan oleh Kepala Sekretariat Panwaslih Provinsi Aceh, Rinaldi Aulia, dalam arahannya yang disampaikan secara tertulis pada Senin (30/3/2020) melalui pesan dalam aplikasi online.
Arahan tersebut ditujukan kepada kepala bagian agar membuat target output pekerjaan bagi Pegawai yang melaksanakan WFH serta memberikan bimbingan, pengarahan, dan pemantauan jarak jauh.
“Target pekerjaan yang diberikan harus jelas, terukur dan relevan. Kemudian pegawai yang diberikan target tertentu, wajib melaporkan perkembangan hasil pekerjaannya kepada Kepala Bagian dengan mengisi Laporan Kerja Harian.” Ujar Rinaldi Aulia.
Pada kesempatan yang lain, Kepala Bagian Administrasi, Mahindren, menginstruksikan kepada seluruh pegawai untuk tidak pulang ke kampung halaman, namun harus tetap berdomisili di Banda Aceh. “Sebagaimana ketentuan dalam surat edaran Sekjen Bawaslu, pegawai yang mendapatkan penugasan WFH wajib hadir di kantor jika ada keperluan yang sangat mendesak”, tambah Mahindren.
Untuk diketahui, penyesuaian sistem kerja diberlakukan guna mencegah penyebaran resiko Covid-19 di lingkungan Bawaslu. Namun penyesuaian tersebut harus tetap memperhatikan pelaksanan pelayanan kepada masyarakat agar tetap berjalan. [IM]