Lompat ke isi utama

Berita

MARINI: PEMILIH PEMULA WAJIB MAMPU KAWAL HAK PILIHNYA

MARINI: PEMILIH PEMULA WAJIB MAMPU KAWAL HAK PILIHNYA
Banda Aceh- “Salah satu indokator keberhasilan demokrasi  adalah sejauhmana warga negara mampu mengekspresikan dan melindungi hak kedaulatan dirinya dalam bernegara. Dalam konteks pemilihan umum dicitrakan sebagai perlindungan hak pilih bagi setiap warga negara. Karenanya setiap orang, khususnya para siswa sebagai pemilih pemula wajib mampu mengawal hak pilihnya dalam pemilu tahun 2019 mendatang”. Pernyataan ini disampaikan Koordinator Divisi Pengawasan dan Pencegahan Panitia Pengawas Pemilihan Provinsi Aceh Marini, pada kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019 Untuk Pemilih Pemula Bagi Pelajar, yang berlangsung di Hotel Mekkah, Banda Aceh tadi pagi (25/10). Pada kesempatan tersebut Marini juga mengingatkan para siswa pemilih pemula bahwa dalam upaya mensukseskan Pemilu yang demokratis, tidak hanya dibutuhkan kesadaran bagaimana melindungi hak pilih sendiri, namun juga harus peka terhadap lingkungan politik sekitar. Kepekaan ini lanjut marini, merupakan modal utama bagi para pemilih pemula untuk turut serta mencegah terjadinya pelanggaran pemilu seperti praktik money politics, hoax serta ujaran kebencian (hate speech) dalam kampanye pemilu. “Tujuan kegiatan ini sebenarnya untuk meningkatkan kepekaan para siswa untuk menjaga hak pilihnya dan lingkungan politik sekitar mereka, kalau ini mampu dijaga, mereka dengan sendirinya telah menjadi sahabat pengawas pemilu dalam mengawal demokrasi di negeri ini” Ujar Marini. Merujuk pada laporan hasil pengawasan Bawaslu RI pada pemilu Tahun 2014 yang lalu, terdapat 7.759.013 kasus mengenai katidakakuratan datan data pemilih serta terdapat 151 orang yang tidak terdaftar sebagai pemilih. Selain itu dalam laporan tersebut juga menunjukkan sebanyak 10.313. 320 pemilih berpotensi kehilangan hak pilih karena berbagai persoalan administrasi. Mengantisipasi hal tersebut peran aktif dari warga Negara yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih akan lebih kita tingkatkan, terang Marini. Selain itu, kampanye anti-hoax, Isu SARA serta anti-money politics juga menjadi bagian dari  agenda kegiatan  sosialisasi tersebut, Marini berharap agar pemilih pemula tidak ikut terkontaminasi praktik-praktik kampanye negative. Kegiatan sosialiasi Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019 Untuk Pemilih Pemula Bagi Pelajar melibatkan 100 orang pelajar SLTA/MA/sederajat di Kota Banda Aceh. [zas]
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle