Lompat ke isi utama

Berita

Implementasi MoU Bawaslu Provinsi Aceh dan UBBG: Dari Ruang Akademik ke Praktik Pengawasan Pemilu

Bawaslu Provinsi Aceh Menerima Mahasiswa Magang Dari UUBG

Bawaslu Provinsi Aceh Menerima Mahasiswa Magang Dari UUBG

Bawaslu Provinsi Aceh | Banda Aceh – Sebagai tindak lanjut nyata dari penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang telah disepakati sebelumnya, Bawaslu Provinsi Aceh secara resmi menerima mahasiswa magang dari Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh Senin (06/04/26). Langkah ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi antara lembaga pengawas Pemilu dengan dunia akademik, sekaligus membuka ruang sinergi yang lebih luas dalam penguatan demokrasi di daerah. 

Program magang ini tidak sekadar menjadi sarana pemenuhan kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga dirancang sebagai wadah pembelajaran praktis yang memberikan pengalaman langsung dalam proses pengawasan Pemilu. Para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai aktivitas, mulai dari pengumpulan data, pemantauan tahapan Pemilu, hingga edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya partisipasi aktif dan pengawasan publik. 

Kehadiran mahasiswa magang ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Bawaslu Aceh dalam memperluas jangkauan pengawasan partisipatif. Dengan melibatkan generasi muda dari lingkungan kampus, lembaga ini berharap nilai-nilai demokrasi, transparansi, dan akuntabilitas dapat disebarluaskan secara lebih efektif dan berkelanjutan. Mahasiswa dinilai memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menjembatani komunikasi antara lembaga dan masyarakat, khususnya kalangan pemilih pemula. 

Bawaslu Provinsi Aceh menyampaikan harapannya agar program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjadi model kerja sama yang inspiratif bagi daerah lain. Dengan sinergi yang solid antara lembaga pengawas dan institusi pendidikan, diharapkan kualitas demokrasi di Aceh dapat terus meningkat, sekaligus melahirkan generasi muda yang sadar akan pentingnya menjaga integritas Pemilu. Bawaslu Provinsi Aceh juga berharap dengan kehadiran mahasiswa magang membawa perspektif baru, semangat inovatif, serta dukungan sumber daya manusia yang dapat memperkuat pelaksanaan tugas pengawasan. 

Ke depan, kerja sama ini direncanakan akan diperluas melalui berbagai kegiatan lain seperti seminar, pelatihan, dan riset kolaboratif. Dengan demikian, hubungan antara dunia akademik dan lembaga pengawas tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi penguatan sistem demokrasi di Indonesia, khususnya di Aceh.

Penulis dan Foto: Aji Bahari
Editor: Yudi Ferdiansyah Putra

Tag
#MoU
#Ayoawasibersama
#BawasluProvinsiAceh
#mengukuhkandemokrasi
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle