DARI ARENA PAMERAN GEBYAR SOSIALISASI PENGAWASAN PARTISIPATIF; RATUSAN PENGUNJUNG PADATI STAND BAWASLU ACEH
|
[caption id="attachment_2849" align="aligncenter" width="593"]
pengunjung berdialog dengan pimpinan Bawaslu Aceh sambil menikmati kuliner khas Aceh[/caption]
Jakarta- Lebih dari 300 (tiga ratus) orang pengunjung memadati stand Bawaslu Aceh dalam Pameran bertajuk “Gebyar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif” yang diselenggarakan Bawaslu Republik Indonesia di Jalan MH Thamrin 14, Jakarta Pusat hari minggu (14/08) pukul 07.15 WIB hingga pukul 11.00 WIB.
Khusus untuk stand Aceh, selain menampilkan hasil-hasil kinerja dan sosialisasi pengawasan juga menyajikan jajanan khas Aceh seperti Kopi, Timphan dan Pulot bakar. Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahjo Kumolo bahkan terlihat turut menyambangi dan berdialog dengan Staf Bawaslu Aceh sambil mencicipi kopi khas Aceh yang sediakan gratis untuk pengunjung.
Menurut Panitia Ramzi Murziqin, penyajian kuliner khas Aceh tersebut merupakan strategi untuk menarik minat pengunjung. “pengunjung yang datang kesini umumnya berdiskusi mengenai Pemilu di Aceh sambil menikmati kopi dan kuliner khas Aceh, dan hingga saat ini sudah 300 cup kopi kita bagikan untuk pengunjung ” tutur Ramzi.
Kegiatan ini diikuti oleh Bawaslu Seluruh Provinsi di Indonesia yang tampil sesuai dengan ciri khas daerah masing masing. Selain itu, kegiatan Gebyar Sosialiasi Pengawasan Partisipatif ini juga dirangkai dengan Peluncuran Aplikasi Pengawasan Pemilu berbasis teknologi informasi “GOWASLU” yang digagas oleh Bawaslu RI.[zas]
pengunjung berdialog dengan pimpinan Bawaslu Aceh sambil menikmati kuliner khas Aceh[/caption]
Jakarta- Lebih dari 300 (tiga ratus) orang pengunjung memadati stand Bawaslu Aceh dalam Pameran bertajuk “Gebyar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif” yang diselenggarakan Bawaslu Republik Indonesia di Jalan MH Thamrin 14, Jakarta Pusat hari minggu (14/08) pukul 07.15 WIB hingga pukul 11.00 WIB.
Khusus untuk stand Aceh, selain menampilkan hasil-hasil kinerja dan sosialisasi pengawasan juga menyajikan jajanan khas Aceh seperti Kopi, Timphan dan Pulot bakar. Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahjo Kumolo bahkan terlihat turut menyambangi dan berdialog dengan Staf Bawaslu Aceh sambil mencicipi kopi khas Aceh yang sediakan gratis untuk pengunjung.
Menurut Panitia Ramzi Murziqin, penyajian kuliner khas Aceh tersebut merupakan strategi untuk menarik minat pengunjung. “pengunjung yang datang kesini umumnya berdiskusi mengenai Pemilu di Aceh sambil menikmati kopi dan kuliner khas Aceh, dan hingga saat ini sudah 300 cup kopi kita bagikan untuk pengunjung ” tutur Ramzi.
Kegiatan ini diikuti oleh Bawaslu Seluruh Provinsi di Indonesia yang tampil sesuai dengan ciri khas daerah masing masing. Selain itu, kegiatan Gebyar Sosialiasi Pengawasan Partisipatif ini juga dirangkai dengan Peluncuran Aplikasi Pengawasan Pemilu berbasis teknologi informasi “GOWASLU” yang digagas oleh Bawaslu RI.[zas]