Panwaslih Paparkan Hasil Pengawasan Pemilu 2019

Banda Aceh – Panitia Pengawas Pemilihan Provinsi Aceh siang tadi (4/8) memaparkan hasil Pengawasan terhadap penyelenggaraan seluruh Tahapan Pemilu Tahun 2019. Pemaparan tersebut disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslih Provinsi Aceh, Marini, dalam kegiatan Rapat Kerja Terbatas Evaluasi Pengawasan Laporan Pemantauan Kinerja Pemantau Pada Pemilu Tahun 2019 Oasis Hotel, Banda Aceh.

Marini menjelaskan, selama Penyelenggaraan Tahapan Pemilu, Panwaslih Provinsi Aceh tidak hanya melakukan upaya pengawasan, namun juga upaya pencegahan pelanggaran. Upaya tersebut dilakukan antara lain pengawasan melekat pada setiap Penyelenggaraan Tahapan Pemilu serta membangun pusat partisipasi masyarakat yang melibatkan berbagai unsur seperti Ormas, Pemerintah, Partai Politik, Perguruan Tinggi dan Pemilih Pemula.

Selama proses pengawasan tersebut, Panwaslih telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya pada tahapan Pemungutan Suara sebanyak 24 rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 9 (Sembilan) kabupaten/kota yang meliputi: Banda Aceh, Aceh Besar, Langsa, Gayo Lues, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Lhokseumawe, Simeulue dan Pidie Jaya. dan 2 Rekomendasi Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) di Kabupaten Aceh Timur.

“Rekomendasi PSU ini kita keluarkan karena ada beberapa pelanggaran yang terjadi pada saat proses pemungutan suara, seperti adanya pencoblosan ganda, Pemilih dibawah umur, dan penggunaan form C6 (undangan memilih) milik orang lain”, terang Marini.

Dalam paparan tersebut, Marini juga menyampaikan Panwaslih Provinsi Aceh telah melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan Penghitungan Surat Suara Ulang (PSSU) Pemilihan Anggota DPRA Dapil 6 untuk Kecamatan Pereulak Timur, di Kabupaten Aceh Timur, sesuai dengan amar Putusan Mahkamah Konstitusi nomor 185-18-01/PHPU. DPR-DPRD/XVIII/2019. PSSU dilaksanakan pada 42 TPS yang tersebar di 20 desa dalam Kecamatan Pereulak Timur.

Pengawasan terus berlangsung hingga rekapitulasi tingkat Provinsi dan tahapan terakhir yaitu penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRA Aceh Pemilu Tahun 2019 pada tanggal 23 Agustus 2019. [zas]

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin